Sesederhana Pertemanan Kita

Tadi malam sepulang dari kantor aku mendapat pesta kejutan dari dua orang teman. Memang ulang tahunku sudah lewat sepuluh hari yang lalu. Tapi tak ada kata terlambat untuk sebuah pesta kejutan. Mungkin kurang layak disebut pesta. Karena sangat jauh dari gemerlapnya sebuah pesta. Tapi itulah istimewanya kami. Pesta bukan berarti mewah. Setidaknya untuk kami bertiga.

Saat akan menuju kamar di lantai dua, tiba-tiba adik bungsuku mendahuluiku naik. Ketika akan memasuki kamar, aku dapati sekitar yang seperti biasa masih gelap karena lampunya belum dinyalakan. Ya, begitulah setiap hari jika aku pulang kantor agak kemalaman. Tak ada hal yang aneh memang. Tapi ada sesuatu yang janggal bagiku. Adikku yang biasanya penakut dengan cepat berlari dalam kegelapan dan menghilang. Masih dengan kening mengkerut mencari adikku, perlahan kusibak daun pintu kamar dan seketika muncul dua makhluk yang tak asing bagiku. Berhasil membuatku terkesiap. Dua orang teman dekatku dan di belakangnya adikku nyengir merayakan kesuksesannya. Waaa…. Surprise banget… Tak nyangka karena bukan lagi hari ulang tahunku.

Tak ada cake berlapis coklat memang. Tapi ada cupcake ketan hitam coklat. Bukan cupcake mewah memang. Tapi hanya cupkace sederhana, sesederhana pertemanan kami. Manis, semanis cinta yang terpaut di hati kami.

Teman itu tak perlu mahal, tak perlu mewah. Teman itu sederhana. Teman tak butuh biaya. Tapi hanya butuh cinta dan saling berbagi.

Cupcake penuh cinta :D

Cupcake penuh cinta 😀

Terima kasih teman’s… Terima kasih telah menjadi temanku sejak dulu, kini dan sampai nanti. Semoga kita akan tetap seperti ini. Memang kesederhanaanlah yang selalu mempersatukan kita sampai saat ini. Sederhana tapi penuh cinta 🙂

Seperempat Abad

Pagi ini aku berangkat ke kantor agak telat dari biasanya. Bukan karena ingin berleha-leha, tapi memang ada acara di kantor Area yang undangannya lebih lambat dari jam masuk kantor. Hujan semalam masih menyisakan mendung dan menyandera mentari untuk hangatkan bumi. Sepertinya langit masih belum puas menumpahkan hujan. Tak lama hujanpun mulai mengguyur dengan lebatnya.
Lanjut yuk….